Hasil Seleksi PT TELKOM AKSES

HASIL SELEKSI PT TELKOM AKSES

Magang Peserta LKS Nasional di PT Telkom Akses

Wion Fajrur Maulana (Wion) Peserta Lomba Keterampilan Siswa tingkat nasional asal SMK Telkom yang akan mewakili Kalsel ke LKS 2015 yang akan dilaksanakan di Serpong – Tangerang untuk beberapa hari dimagangkan di PT Telkom Akses guna meningkatkan kemampuan kompetensi di bidang distribusi telekomunikasi. LKS-nya sendiri akan dilaksanakan sekitar akhir Juni 2015 nanti.
Manager PT Telkom Akses Kalsel menyatakan melalui surat kepada SMK Telkom bahwa pihak PT Telkom Akses bersedia menerima magang peserta LKS Tingkat Nasional tersebut sejak 2 sampai dengan 7 Juni 2015. Semoga Wion berhasil dalam LKS Tingkat Nasional dan membawa harum nama Kalsel.
Tahun lalu, peserta yang dikirim sebanyak 2 orang yaitu Yuongky Putra dan Tulus Adi Prakoso. Namun keduanya belum berhasil menjadi Juara. Saat ini Yuongky melanjutkan kuliah di Telkom University dengan fasilitas beasiswa sedangkan Tulus di Universitas Mulawarman – Samarinda, Kalimantan Timur.

Ujian Nasional Perbaikan Nilai

Ujian Nasional tahun 2015 Ujian Nasional tahun 2015 ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, antara lain dibukanya kesempatan bagi peserta didik yang ingin memperbaiki nilai ujian nasional.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru mengirim edaran ke seluruh sekolah untuk mendaftarkan peserta didik yang ingin memperbaiki nilai ujian nasional. Pendaftaran ditutup pada tanggal 29 Mei 2015.
Bagi alumni SMK Telkom angkatan XIV yang berminat memperbaiki nilai ujian nasional agar segera melapor kepada Waka Kurikulum paling lambat pada tanggal tersebut diatas. Ujian Nasional Perbaikan Nilai akan diselenggarakan pada bulan Februari 2016.

Rapat Tim BOS

Tim BOS SMK Telkom hari ini (26/5/15) menggelar rapat untuk memutuskan rencana rincian penggunaan dana BOS tahap 1 (Semester 1 2015). Total dana BOS yang diberikan oleh Pemerintah kepada SMK Telkom adalah Rp. 319.200.000,- yang telah dikucurkan bulan Maret yang lalu.
Untuk menggunakan dana BOS ini, Kepsek SMK Telkom membentuk tim yang melibatkan unsur-unsur di semua unit, termasuk Komite Sekolah, Perwakilan orang tua siswa (non komite) dan perwakilan guru.
Dana BOS yang diberikan Pemerintah hanya boleh digunakan untuk 15 macam pengeluaran nonpersonal, yaitu 1. Pengadaan Buku. 2. Pembelian Alat Tulis Kantor. 3. Pembelian peralatan pendidikan. 4. Pembelian peralatan praktek habis pakai. 5. Pembelian Lembar Jawaban Komputer. 6. Prakerin. 7. Pengeluaran beban daya listrik, telepon, air. 8. Peningkatan Mutu Pendidikan. 9. Pengeluaran untuk pemblejaran berbasis TIK. 10. Perbaikan ringan Sarana prasarana. 11. Kegiatan Ekstra Kurikuler 12. Kegiatan Uji Kompetensi. 13. Pengembangan kurikulum. 14. Pembuatan Laporan. 15. Kegiatan Penerinaan Peserta Didik Baru.
Kepsek mengharapkan semua tim yang telah ditunjuk dapat langsung bekerja sesuai bidang masing-masing dengan target sebelum tahun ajaran baru semua program sudah selesai.