KSI di Lapangan terbuka

Drs. NURMUSTAFA Pembina ekskul KSI memberikan tausiyah kepada siswa-siswi Kelas XI SMK TELKOM.

Banjarbaru (5/9/2014). Setiap Jumat pagi, siswa SMK Telkom mendapatkan siraman rohani dalam kegiatan yang diberi nama Kajian Study Islam (KSI). Ekskul ini adalah event yang wajib diikuti oleh siswa Muslim, sebagai bagian dari pendidikan karakter RELEGIUS. Oleh karena itu, kendala tempat tidak boleh menjadi penghalang kegiatan agamis ini. Di saat aula SMK tidak dapat dipergunakan, KSI digelar di lapangan basket, seperti yang tampak hari ini. Harapan kiga semua, gedung SMK Telkom yang baru dapat selesai tepat waktu sehingga aula serba guna dapat digunakan kembali.

Siswa yang dinyatakan Lulus SPS

Siswa baru SMK Telkom Banjarbaru yang mengikuti Sosialisasi Pengenalan Sekolah (SPS) bagi siswa baru SMK Telkom yang dilaksanakan 23 sampai 26 Juni 2014 yang telah ditetapkan, total sebanyak 184 orang. Bagi siswa yang belum mengikuti SPS wajib mengikuti tahun depan. Sertifikat sedang dibuat. Segera dibagikan setelah selesai seluruhnya.

SK Penetapan SPS 2014-2015

Piala Juara Umum Kempo

Tim Kempo serahkan Piala Juara Umum kepada Kepsek SMK Telkom Banjarbaru

Apel Senin 1 September 2014 lalu di SMK Telkom dimeriahkan oleh hadirnya Piala Juara Umum Kempo Antar  Dojo  se Kalsel – Kalteng yang diraih atlit Kempo Skatel. Piala diserahkan oleh Tim Kempo kepada Kepala Sekolah untuk dipajang dipajang di SMK Telkom sebagai bukti prestasi siswa.

Sertifikasi TIFO di SMK TELKOM BANJARBARU

Peserta Sertifikasi TIFO di SMK TELKOM Banjarbaru

Hari ini, sebanyak 64 orang calon peserta Sertifikasi Teknik Instalasi Fiber Optic akan mengikuti bootcamp dan test untuk mendapatkan Sertifikat dari Telkom Profesional Certificaton Center (TPCC). Kegiatan akan berlangsung selama 3 hari sejak 13 s/d 15 Agustus 2014 di Tempat Uji Kompetensi (TUK) SK2TEL Banjarbaru.

Para siswa yang sudah terdaftar diharapkan dapat mengikuti dan datang tepat waktu sehingga kegiatan berjalan lancar. Sertifikat bidang TIFO ini sangat berguna untuk menunjukan komptensi yang dimiliki seseorang pada bidang tersebut, sehingga dunia industri yang memerlukan keahlian mereka tidak perlu lagi memberikan pendidikan dan pelatihan karena pemegang sertifikat TIFO sudah ahli di bidangnya.