A huge collection of 3400+ free website templates JAR theme com WP themes and more at the biggest community-driven free web design site
Home / News SMK Telkom / Rambut, cerminan disiplin

Rambut, cerminan disiplin

Antri pemeriksaan potongan dan ukuran panjang rambut siswa.

Kalau boleh jujur, komunitas yang paling disiplin di negeri ini adalah tentara. Salah satu indikator-nya adalah ukuran panjang rambut yang pendek dan hanya boleh sampai batas maksiman tertentu.  Kami tidak tahu mengapa rambut tentara harus dipotong pendek. Mungkin supaya gampang dirawat, tidak perlu hair dryer, tidak perlu sisir, sehingga praktis dan tidak membutuhkan waktu untuk menata rambut.  Mungkin ini terkait dengan fungsi, tugas dan tanggung seorang tentara.

SMK TELKOM Banjarbaru menggunakan potongan rambut yang pendek menjadi salah satu ciri warganya. Ketentuan itu tercantum dalam peraturan tata tertib sekolah. Siswa yang potongan rambutnya melebihi ukuran,  dianggap melanggar disiplin. Tidak hanya itu, potongan rambut juga harus normal. Tidak ada model-model tertentu yang berbeda, misalnya dipotong pendek namun dicepak atau diukir-ukir seperti rambut artis.

 

About Abdul Karim

Check Also

Rekening Pendaftaran Siswa Baru T.A. 2018/2019

Berikut adalah Rekening Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Telkom School Banjarbaru : BRI 1060-01-000513-56-7 Atas …

90 comments

  1. Apa hubungan nya rambut dengan prestasi? Apakah rambut menganggu dalam prestasi?

  2. Kami bukan tentara pa, ampun !!!

    Penampilan mempengaruhi jodoh kami pak 🙂

  3. setuju sekali dengan hamba allah (y)

  4. Manusia setengah Kambing

    kayanya yang komen diatas adalah korban penyukuran

  5. Pengikut hamba Allah

    mungkin bagi sebagian org gunting adalah phobia mereka 😀

  6. manusia setengah dewa

    saya setuju dengan pendapat kalian semua 😀

  7. hapus kan lah kata kata penyukuran bagi siswa

  8. sebagian org berpendapat bahwa mesin potong rambut mengandung kuman lebih bnyk daripada keyboard laptop

  9. Panjang tidaknya rambut itu adalah hak asasi manusia

  10. Manusia setengah Kambing

    Rambut adalah mahkota dan aset yang tak ternilai harganya.

  11. hidup itu simple bro…..
    rambut panjang woles aja 😀

  12. orang yang biasa biasa saja

    bnyk amat yg komen

  13. wah pendapat kalian semua bisa jadi pertimbangan tuh

  14. Pendidikan di luar negri tidak mengaharuskan muridnya untuk berambut pendek, namun mereka bnyk yg cerdas

  15. bakalan jdi trending topik

  16. masalah rambut memang paling susah

  17. wah, kalian ini terlalu banyak berpikir. cukup taati peraturan dan belajar dengan baik.

  18. rambut adalah hak asasi setiap murid 😀

  19. Aku Yang Selalu Disakiti Oleh Cinta

    Heeh kenapa jadi kaya ituan ? kda seharus nya kalo dikit dikit di potong , uyuh menumbuhakan rambut nang ae…

  20. rambut itu adalah aset bgi pria
    jadi jgn’lah d’potong pak
    klau peraturan itu tlah d’hapus
    insyallah saya akan manggung d’skatel

    siapa merasa rambut’y teraniaya
    jdi dkung ‘lah sya menjadi capres RI
    untuk peraturan itu
    oke gan !!!

  21. Penata rambut andika kangen band

    Saya setuju dengan pendapat andika kangen band ,,
    tp saya ingin sedikit menanambahkan lgi,,
    bahwa saya ingin jd wapres RI.
    saya akan membuat rambut kalian panjang dan berwarna kunang kuning sekira seperti BoyBand.
    oke gan !!!

  22. Pembantu andika kangen band

    wah benar tuh kata majikan saya

  23. Bini Muda andika kangen band

    rambut itu adalah aset bagi pria
    jadi jangan lah anda di potong sependek pendek nya
    kerena sebentar lagi saya akan menjadi Ibu negara kerena suami saya andika kangen mau jadi CAPRES RI maka dari itu saya harap jangan ada penindasan terhadap rambut anak muda sekarang , dan kunang kuning kan rambut remaja sekarang kan kelihatan ganteng gitu seperti BoyBand JKT-48
    oke gan !!!

  24. adik andika kangen band

    wah kakak saya komen juga…….
    saya setuju dengan pendapat kakak…
    tpi yg jdi wapres jgn penata rambut kakak !

  25. kakaknya andika kangen band

    wah kalian ini ribut sekali……..
    masalah rambut jdi promosi ………
    tetaplah pada pembahasan awal

  26. pamannya andika kangen band

    macam mana pula kalian semua ini pada ribut2…….
    muka paman mau ditaruh dimana !!

  27. kakeknya andika kangen band

    cucuku ini pada ribut2 semua……
    kakek lgi sakit ini jgn ribut2……

  28. woy ini website sekolah………
    malah pada buat sinetron………
    sadar2…….
    balik ke pembahasan awal tentang rambut

  29. waduh2 kalian ini jgn malu2in……….
    kl masalah rambut itu hak masing2 murid ya walaupun sdh ada peraturannya namun harus disepakati semua murid
    cobalah contoh pendidikan di luar negri

  30. ini yg komen knp pada musisi semua sih ?

  31. Rambut adalah hak setiap siswa.menurut saya jika terus melakukan pemotongan rambut,itu dapat menyebabkan siswa stress bagi siswa.dan hal ini dapat mengundang kontroversi bagi sekolah.karena menyebabkan labilisasi murid.
    sekian trimakasih.

  32. Datu nya andika kangen band

    Berisik banar datu di neraka disiksa banar nah coba pang ampih ampih sdh jakanya doa akan datu di sini supaya masuk surga , AATTIIIIITTTT DATU NAH DI SINI MERINGIS KESAKITAN

  33. Yuk semua ,,, KEEP SMILEE,,
    Buka dikit Jozzzzz

  34. pendapat vicky prasetyo ada benarnya……..
    seharusnya rambut tidak jdi acuan seseorang untuk masalah disiplin ini

  35. wah sdh2…………

  36. wah kl saya kurang setuju dengan adanya pembatasan rambut ini ……….
    namun ada baiknya juga asalkan jgn terlalu dipaksa

  37. Saya Merasa Terhianati Oleh Vicky Prasetyo

  38. wah kalian ini mau ngurangin rezeki saya ???
    kl bisa sih saya diundang ke smk telkom bagi2 rezeki 😀

  39. sebelumnya trimakasih untuk saudara iwan fals.
    menurut saya pemotongan rambut dapat membuat siswa menjadi tidak PD.dan hal tersebut bisa membawa dampak negatif dari siswa.
    mohon pengertiannya,trimakasih.

  40. kami dari band netral setuju dengan pendapat kalian semua

  41. Saya setuju dengan Zaskia Gotik,,
    karna 2 minggu yg lalu saya telah di sakiti oleh Vick Prasetyo .

  42. kami salah satu perwakilan dari para musisi2 juga berpendapat bahwa rambut itu seharusnya tidak jdi masalah yang serius

  43. macam mana pula kalian ini semua , Rugi lah saya -_-

  44. astaga saya sangat terharu dengan pendapat kalian yg memperjuangkan hak2 kalian……….. 🙁

  45. Taati peraturan yang ada ., Inilah indonesia .. mau jadi apa ??
    setiap orang yang melanggar peraturan wajib dikenakan hukuman ..

    kalian mau besok sekolah melakukan razia rambut dan digundul kembali seperti awal SPS ?

  46. Linkin Park Official

    I Want all the rules in the release.
    because I want to perform at SMK TELKOM ..

  47. I am from a foreign country band asking if students disagree on SMK Telkom her short hair short, regulation should be removed Signed Asking

  48. bagaimana jika kita adakan runding?

  49. Sarangheyo,,,aku cinta rambut ku,,
    jadi tolongggg…
    jngan di potong potong . . .
    (Music)

  50. Mungkinkah peraturan nya bisa di hapus..
    kerena aku sayang rambut ku..
    ooohhhhhhhhhh rrraaaaammmbbuuuuuttttt…..

  51. Cristiano Ronaldo .

    Jika rambut anda ingin cepat panjang,,
    Silahkan pakek CLEAR MAN..
    Shampo no 1 di dunia,, (y)

  52. Rambut Pendek dapat mengakibatkan Sakit Kepala dan Migran banyak orang yang mengalaminya pak! tapi kenyataannya tak dapat Maklumisasi dari Pihak Sekolah!

  53. Skatel gak pernah dapet Juara Model pak! boro” Juara ikutan aja udah malu”in, Rambut kayak Tentara sih!

  54. Sepertinya masih ada sebagian teman yang belum paham atau kurang paham masalah rambut gondrong ini. Saya akan coba menjelaskan lagi. Dengan penuh kehormatan, saya mohon teman2 bisa bersabar, dan baca tulisan saya dengan tenang, dan berusaha mengikuti penjelasan saya dulu. Semoga bisa tembus dan bisa dipahami.
    Perkara rambut gondrong ini BUKAN perkara disiplin sekolah. Sekali lagi, bukan perkara disiplin. Tapi banyak teman melihatnya sebagai isu disiplin dan oleh karena itu merasa bahwa semua murid wajib nurut dengan sekolah. Kalau dilihat secara kasat mata, iya, kelihatan sebagai perkara disiplin saja. Ada aturan. Murid wajib nurut. Mau bahas apa lagi? Sederhana kan?
    Betul, kalau yang dipahami adalah ini perkara disiplin, maka tentu saja jawaban seorang guru (atau orang tua) akan seperti itu, karena mereka belum memahami hakekat dari masalah ini.

    Tetapi… perkara ini adalah perkara yang berkaitan dengan hal yang lebih sulit ditentukan, dan penuh dengan persepsi orang (secara individu).
    Perkara rambut gondrong ini adalah perkara yang berkaitan dengan KEBENARAN, dan apa itu kebenaran, dan siapa yang berhak menentukan apa yang benar dan salah. Semua itu adalah persepsi seorang manusia, dan bisa sangat berbeda dari orang ke orang.
    Kalau seandainya rambut gondrong ini adalah perkara disiplin sekolah, maka bisa dibuktikan dengan sederhana. Supaya gampang, kita ambil contoh yang lain dulu.

    Narkoba. Murid dilarang bawa narkoba ke sekolah.
    Pertanyaan: Apa itu “narkoba”?
    Definisi: narkoba adalah zat yang adiktif, dan berbahaya (ditentukan begitu secara medis dan bukti klinis tentang narkoba bisa disediakan kalau perlu). Contohnya adalah: ganja, shabu-shabu, ekstasi, kokain, amfetamin, heroin, putaw dan sebagainya.
    Alasan dilarang di sekolah: Karena sangat mengganggu proses belajar, bisa membuat anak kurang sadar, overdosis, mati mendadak, bertindak dibawah sadar (untuk menganiaya diri sendiri atau orang lain) dan sebagainya.

    Sudah jelas? Ini bisa saja menjadi sebuah peraturan sekolah. Peraturan ini berkaitan dengan tata tertib, juga dengan hukum negara, berlaku di mana saja, bisa diberikan definisi, bisa dijelaskan kenapa dijadikan peraturan sekolah, dan alasan yang disediakan masuk akal. Dan bahayanya narkoba bisa dibuktikan secara medis. Ini jelas. Ini tidak bisa dibantah, karena bukan persepsi orang. Ini adalah fakta dan sangat wajar kalau ini menjadi peraturan sekolah. Gangguan terhadap proses belajar sudah jelas sekali.

    Contoh lain: jam sekolah. Murid dilarang datang telat.
    Pertanyaan: Apa itu “telat”?
    Definisi: Telat adalah kedatangan sesudah jam 7.00 pagi. Semua kelas mulai pada jam 7.00 tepat waktu.
    Alasan dilarang di sekolah: Karena sangat mengganggu proses belajar, dan sulit bagi guru untuk mengajar kalau hanya sekian persen dari muridnya hadir. Dengan banyak murid datang telat, dan guru mulai mengajar secara telat, atau ada banyak informasi yang harus diulangi untuk murid yang telat, maka proses belajar menjadi terganggu.

    Sudah jelas? Ini bisa saja menjadi sebuah peraturan sekolah. Peraturan ini berkaitan dengan proses belajar-mengajar, dan kalau semua murid boleh datang jam berapa saja, maka tentu saja akan mengganggu semua rencana guru untuk mengajar pada waktu pagi itu. Penjelasan ini masuk akal sekali dan wajar kalau ini menjadi peraturan sekolah. Gangguan terhadap proses belajar sudah jelas sekali.

    Sekarang, kembali ke laptop.
    Rambut gondrong. Murid laki-laki dilarang mempunyai rambut gondrong.
    Pertanyaan: Apa itu “gondrong”?
    Definisi: Kurang tahu. Sepertinya, gondrong adalah ukuran mana saja yang ditentukan gondrong oleh guru, secara sepihak, dan bisa berubah kapan saja karena tidak pernah dibuat definisi tentang gondrong di mana saja. Satu guru boleh saja mengatakan rambutnya oke, guru lain mengatakan gondrong. Jadi jangan minta definisi, karena kami tidak tahu. Pokoknya kalau guru bilang “gondrong” maka sudah gondrong, dan pendapat murid tidak boleh diterima.
    Alasan dilarang di sekolah: Karena kami tidak suka.
    Penjelasan kenapa tidak suka: Tidak ada. Pokoknya kami tidak suka dan tidak boleh, dan murid akan dihukum kalau melawan!
    Gangguan terhadap proses belajar-mengajar: Jangan tanyakan itu. Kami tidak mau membahasnya. Pokoknya tidak boleh karena kami mengatakan tidak boleh. Itu sudah merupakan jawaban yang paling benar.

    Bisa melihat bedanya? Siapa yang boleh menentukan rambut itu gondrong? Guru? Definisi gondrong apa? Tidak ada? Terserah guru? Terserah guru yang mana? Kalau guru A mengatakan “Rambut kamu oke” lalu guru B mengatakan “Rambut kamu gondrong” maka guru mana yang “benar”? Kenapa perkara ini boleh diputuskan guru secara sepihak? Kenapa siswa tidak boleh berbeda pendapat? Apa karena guru selalu mutlak benar dan siswa selalu mutlak salah?
    Kalau begitu, kenapa berhenti dengan rambut gondrong saja? Warna seragam juga boleh disalahkan oleh guru secara sepihak.

    “Kamu harus pulang. Celana kamu kurang merah.”
    “Celana saya merah Pak. Merah yang benar seperti apa?”
    “Pokoknya saya anggap celana kamu kurang merah. Jadi tidak diterima. Kamu harus pulang. Dan sekaligus, pensil kamu kurang tajam, tas kamu kurang besar, sepatu kamu kurang berkilat, kaos kaki kamu kurang tinggi, tulisan kamu terlalu besar, kertas tulis kamu kurang putih, buku kamu ada terlalu banyak halaman, ruang belajar kamu terlalu dingin, makan siang kamu kurang banyak, dan sekaligus rambut kamu terlalu gondrong. Harap segera memperbaiki semuanya!”
    “Bagaimana saya bisa tahu apa yang benar Pak?”
    “Datang ke sini setelah memperbaiki semua itu, dan kalau saya bilang benar, maka itu yang benar.”
    “Tapi saya punya pendapat yang berbeda Pak. Saya anggap semua yang bapak sebutkan bukan masalah, dan saya masih bisa belajar!”
    “Tidak boleh. Kamu tidak akan bisa belajar di sini karena kamu melakukan pelanggaran terus. Hanya pendapat saya yang benar. Dan kamu hanya boleh nurut. Pulang, dan memperbaiki semua yang salah itu!”

    Apakah ini pendidikan yang kita inginkan untuk masa depan bangsa Indonesia?
    Apa ada yang masih ingat Orde Baru? Semua guru yang dewasa sekarang adalah hasil dari Orde Baru. Zaman dulu itu, semua PNS harus pilih Golkar. Kenapa? Karena hanya Golkar yang benar, dan hanya Soeharto yang boleh menjadi presiden. Mau punya pendapat yang berbeda? Jangan berani.
    Dan sekarang, banyak orang dewasa yang dididik seperti itu oleh guru dan orang tua mereka selama puluhan tahun sudah menjadi GURU. Dan sekarang…. mereka teruskan apa yang diajarkan kepada mereka dulu. Kalau guru bicara, itu sudah benar. Tidak mungkin murid punya pendapat yang berbeda, dan boleh benar. Soalnya kalau begitu, berarti guru bisa dicap “salah” dan guru sebagai pihak yang berkuasa tidak boleh salah. Hanya murid yang salah. Hanya guru yang boleh benar.

    Jadi, tolong coba berfikir lagi. Ini sungguh bukan masalah DISIPLIN sekolah. Tetapi ini adalah murni sebuah perkara yang berkaitan dengan KEBENARAN, dan apa itu kebenaran, dan siapa yang berhak menentukan apa yang benar dan salah. Selama guru berpendapat bahwa rambut gondrong adalah “pelanggaran” dan harus dipotong secara paksa, maka itu berarti guru2 tersebut masih belum bisa melepaskan pikiran mereka dari hasil penjajahan mental Orde Baru. Mereka masih merasa bahwa guru yang selalu berhak menentukan kebenaran, dan tugas murid adalah diam, terima saja tanpa protes, setuju dengan guru dan manggut-manggut. Hanya guru yang perlu diminta pendapatnya, karena hanya guru yang bisa benar. Murid tidak berhak punya pendapat yang berbeda.

    Itu bukan pendidikan. Tetapi itu adalah indoktrinasi, yang dilakukan untuk memenangkan pihak guru (yang berkuasa). Semua ini kembali ke fungsi sekolah, dan apa yang kita harapkan sebagai hasil pendidikan. Kalau yang diharapkan adalah kaum yang selalu siap nurut dan manggut-manggut (dan siap menjadi karyawan pabrik yang baik), maka silahkan memotong rambut murid secara paksa, dan mengajarkan mereka bahwa pendapat mereka tidak punya nilai. Hanya guru sebagai orang yang berkuasa yang boleh benar.

    Semoga bisa dipahami dan semoga bermanfaat.
    Wassalam,

    • Manusia setengah Salmon

      ini membahas soal rambut, kok sampai ke sejarah.

    • Terima kasih atas opini-nya yg cukup panjang.
      Soal kebenaran, yang mutlak hanya milik yang MAHA BENAR,(Al-HAQ) yaitu ALLAH SWT.
      Adapun kebenaran yang ada didunia ini adalah kebenaran dalam ukuran manusia. Kebenaran itu bisa disepakati, tidak mutlak. Setiap komunitas punya ukuran kebenaran masing-masing. Misalnya soal Hukum. Di kebanyakan negara Eropah sudah tidak ada hukuman mati, walaupun seseorang membunuh dengan berencana, dia tidak akan dihukum mati, tetapi di Indonesia masih ada hukuman mati. Itulah standar kebenaran yang dianut.
      di Negara kita, kalau bersalaman selalu menggunakan tangan kanan, di Eropah atau Amerika tidak harus tangan kanan. Itulah standar moral atau etika yang berlaku. Tiap komunitas itu beda. Kadang standar itu tertulis, kadang tidak tertulis (hanya berdasarkan kebiasaan).
      Soal rambut di SMK Telkom sudah diatur dalam tata tertib siswa yang sudah disampaikan sejak pertama masuk ke SMK. Setahu Admin, tidak ada satupun sekolah di Indonesia ini yang membolehkan siswanya berambut panjang. Kalau diluar negeri mungkin saja, itu budaya mereka. SMK Telkom tidak latah atau ikut-ikutan, tetapi budaya, etika dan norma-norma yang berlaku di negeri kita inilah yang menjadi referensi.
      Nanti kalau kalian menjadi mahasiswa, kebanyakan Perguruan Tinggi tidak ada pembatasan panjang rambut. Tapi kalau masuk ke perguruan tinggi di lingkungan TNI atau POLRI, atau Pemerintahan seperti STPDN, panjang rambut kalian juga dibatasi.

      Pengaturan-pengaturan yang dibuat oleh Sekolah semuanya bertujuan untuk kebaikan semata. Mohon bersabar untuk mengikuti ketentuan itu. Taat pada hukum, taat para aturan dan menghormati etika, moral, atau norma-norma yang berlaku di masyarakat adalah sumber dari ketertiban kehidupan. Kelak kalian akan merasakan manfaatnya.

      Admin tidak membatasi kebebasan berpendapat, tetapi perkenankan kami menghimbau, mari kita sudahi polemik ini.

      Terima kasih.

  55. ya itulah akibat doktrin dari pendidikan masa orde baru…… harus serba paling benar, tidak mau salah, yang harus salah itu orang lain dan lain sebagainya….
    sekarang kan udh masanya demokrasi, jdi ya hrs dengarkan pendapat org lain

  56. waduh masalah rambut jdi ke pelajaran sejarah…..
    -_-

  57. MANUSIA TAK SEMPURNA

    tolong lah rambut jangan jadi maslah itu sdah peraturan sekolah

  58. Kalau Siswa nya SKI mengapa Guru nya Tidak SKI juga! seharusnya Guru Mencontohkan kepada Muridnya!

  59. maap pak saya mau tanya , apa harus rambut seperti tentara ? kalo rambut rapi seperti di dekat telinga di potong gapapa kan , ga usah semua nya di potong , seperti sekolah sekolah di lain , rambut panjang diatas nya gapapa tapi ga terlalu panjang juga lah sedang saja , asal di samping nya dipotong biar kelihatan rapi ..

    • Saya sangat setuju sekali dengan komentar dari saudara anang banjar.
      mungkin itu itu bisa di jadikan pelajaraan buat sekolah kita.contohlah juga seperti sekolah lain yang memberi kebebasan kepada muridnya.artian bebas tersebut adalah bebas dalam tahap wajar.bukan bebas yang berlebihan.
      mungkin itu saja komentar saya,mohon pengertian admin.komentar ini bukan bermaksud untuk menyudutkan admin,tapi hanya sebatas masukan saja.
      trimakasih 🙂

  60. apa hubungannya rambut sma disiplin? lagian kalo rambut pendek tpi kaya tukul emg enak diliat pak? mending panjang tpi sewajarnya dan enak diliat kan MANTAP

  61. saran saya kepada admin .. sistem komentar situs ini sebaiknya diganti seperti semula yang harus berkomentar menggunakan akun gmail/yahoo pribadi supaya yang komentar ga cuma berani ngomong dengan nama yang aneh” ..

    skatel adalah sekolah telekomunikasi yang disiplin, kalau mau rambutnya keren” yaa silahkan sekolah model sana ..

    pada dasarnya kalian ga mau kena potong kan ? kalau ga mau kena potong itu simple..
    “sedia payung sebelum hujan”
    rapikan rambut kalian sebelum kena potong guru ..

    ini bukan masalah pelajaran, ini masalah peraturan disiplin..

    rambut kalian dipotong karena kalian sendiri.. kalian yang berbuat salah tidak mengikuti peraturan sekolah ..

    saya juga salah satu siswa yang sering kena razia rambut, tapi saya berfikir rambut saya dipotong karena kesalahan saya sendiri..

    tolong kembali pada diri sendiri ..

    ada yang mau protes atau tidak setuju dengan komentar saya ? silahkan langsung balas komentar ini atau hubungin saya langsung dengan nama asli dan kelas anda … jangan cuma brani komentar pake nama” aneh ..

    • pendapat anda memang benar tapi kalo peraturan itu tidak disetujui oleh sebagian murid bagaimana? kita hidup dijaman demokrasi bro kita hrus ambil keptusan sesuai kesepakatan bersama

    • kok lebar komentarnya makin sempit -___-

      Ratik Wara & Rifky ::
      Hello broo .. berapa lama sekolah di skatel ??
      ingat tiap guru punya kriteria masing” terhadap rambut siswa ..

      • iya raf tapikan harus pukul rata semuanya nga harus di potong nya sampai kulit kepala kelihatan gitu kan , paling nga rapikanlah pake gunting kalo masih nga di rapikan sama org nya baru oke lah pake mesin gitu aja
        SETUJU NGA?

    • Rifky :
      sangat amat setuju rif ..

      menurut saya peraturan sekolah tentang rambut ini sudah sangat amat di toleransi ..

      tapi apa daya, yang memotong bukan kriteria peraturan sekolah, tapi kriteria guru yang memotong..

      di apel kan dulu pernah dibilang “setiap Guru punya stylenya cukur masing-masing”

      • Pertaturan tentang rambut itu, sudah ada sejak lama. Admin punya data tata tertib siswa yg dibuat tahun 2009. Panjang maksimal adalah 3cm. Setiap MOS/SPS selalu disampaikan. Bahkan kepada ortu siswa juga disampaikan.

        Di luar urusan rambut, Admin setuju dengan usul Rafiqy mengenai etika memberi komentar di web ini. Sebaiknya menggunakan nama jelas untuk menunjukan rasa tanggung jawab terhadap setiap komentar atau gagasan yang disampaikan. Etika seperti ini patut kita kembangkan untuk menambah kedewasaan warga Skatel. Ide yang bagus akan kita jalankan dan pantas dihargai. Kritik yang konstruktif sangat berguna untuk perbaikan.
        Jangan takut untuk berpendapat, pada dasarnya pendapat itu selalu benar meurut sudut pandang yang bersangkutan. Sebaliknya jangan takut juga tampil dengan nama terang, jangan berlindung di balik sifat anonimous dunia internet, bahkan menggunakan nama-nama orang lain yg sudah keren.

        Terima kasih.

Leave a Reply