Home / News SMK Telkom / Terlambat? No Way

Terlambat? No Way

Banyak orang menuding “terlambat bangun pagi” sebagai penyebab keterlambatannya tiba di sekolah. Sehigga setiap ditanya oleh Pak Mahdi (Guru Bimbingan dan Konseling) mengapa terlambat tiba di sekolah, kebanyakan dijawab dengan kata “terlambat bangun”.

Kitapun tahu, bahwa itu hanyalah sebuah alasan. Apabila kita punya keinginan untuk datang tepat waktu, pasti banyak jalan yang bisa ditempuh. There is will, there is way, dimana ada kemauan disitu ada jalan. Jadi soal terlambat atau tidak terlambat datang ke sekolah adalah soal niat.

 Niat yang serius untuk datang tepat waktu ke sekolah berawal dari sebuah perencanaan. Bila kita sudah tahu bahwa pukul 07.30 pagi pelajaran sudah dimulai, kita dapat menarik mundur garis waktu ke belakang untuk mengurut berbagai aktivitas pagi. Bermula dari bangun tidur, mandi dan sarapan. Lalu berdandan, menyiapkan buku pelajaran, seragam, dan perlengkapan sekolah lainnya. Rangkaian kegiatan itu merupakan pengulangan yang sebenarnya dapat kita kendalikan.

Barangkali diawali dengan pemasangan alarm waktu untuk mengingatkan kita bangun pagi. Kemudian, searah jarum jam kita urut berbagai aktivitas dan alokasi waktu sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Misalnya, semua keperluan di kamar mandi membutuhkan waktu 15 menit, sarapan 5 menit, berdandan 10 menit (termasuk di dalamnya menyiapkan seragam sekolah seperti dasi, topi, kaos kaki, sabuk dll), memanasi kendaraan (bagi yang memakai kendaraan) butuh waktu 5 menit, dan menyiapkan buku-buku pelajaran di hari itu. Waktu tempuh dari rumah ke sekolah dihitung secara cermat, termasuk juga berbagai kemungkinan yang dapat terjadi diperjalanan seperti cuaca yang buruk dan kemacetan lalu lintas.

Kegiatan rutin seperti itu, bisa lebih efisien dan efektif lagi, bila kita mau menyiapkannya lebih awal. Misalnya buku-buku pelajaran yang akan dibawa besok pagi sudah disiapkan malam hari. Baju seragam dan berbagai aksesoris lainnya bisa disiapkan dan ditempatkan secara khusus sehingga pada saat mau berangkat ke sekolah pagi harinya, semua sudah lengkap, tidak sampai  kelupaan, misalnya ketinggalan topi, atau lupa memakai dasi.

Hari ini, Rabu 7 Nopember 2012,  ada 6 siswa SMK Telkom Banjarbaru yang datang terlambat, beberapa menit setelah pintu gerbang utama ditutup oleh guru BK. Lebih dari 50% memakai alasan “terlambat bangun” sebagai penyebab dari keterlambatan datang. Padahal terlambat bangun tersebut sejatinya bukan sebuah sebab, tetapi justru sebuah akibat. Bisa jadi akibat dari terlambat tidur pada malam harinya. Terlambat tidur itupun sebenarnya merupakan akibat dari terlambatnya mematikan televisi. Demikian seterusnya.

Rangkaian persiapan berangkat ke sekolah itu, adalah sebuah konsep disiplin yang apabila direncanakan dan dijalankan secara rutin akan menjadi karakter yang positif. Pola itu akan berkembang dan menular ke hal-hal positif lainnya, seperti pola belajar, pola istirahat, pola makan dan pola bermain, yang satu sama lain saling menguatkan dan terpadu secara harmonis menjadi sebuah konsep kehidupan siswa yang menyenangkan.

Sistim penanggalan tata surya kita telah mengalokasikan waktu untuk manusia secara adil. Setiap orang diberi jatah 24 jam sehari semalam. Namun cara mereka mengelola jatah tersebut berbeda dari orang ke orang. Perbedaan itulah yang menjadi deferensiasi satu sama lain. Manusia yang satu tampak lebih sibuk,  sementara yang lain lebih santai. Siswa yang satu tidak pernah datang terlambat, sementara yang lain menjadi langganan guru BK. Kami telah menunjukan salah satu cara bagaimana mengelola waktu dengan baik agar tidak terlambat datang ke sekolah, mungkin Anda punya cara yang lebih baik, mungkin saja. Kuncinya adalah niat. [ak]

Bagikan:

About admin-skatel

Check Also

JADWAL

PENGUMUMAN JADWAL SISWA BARU TAHUN PELAJARAN 2020/2021

Berikut kami sampaikan Tata Laksana KBM Tahun Pelajaran 2020/2021 untuk siswa baru Angkatan 22 (kelas …

Leave a Reply